Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Experience

Pengalaman Cuci Kasur Bersama Cucisofaid

  Assalamu'alaykum , Diaris. Selama ini aku belum pernah kepikiran untuk cuci kasur karena yang ku tahu kasur tak perlu dicuci. Oh iya, kasur yang kumaksud bukan kasur palembang, kasur tipis-tipis ya, melainkan kasur model spring bed  berbahan latex khususnya. Biasanya kubersihkan hanya dengan vacum, kalau pun kena noda, cukup dengan membersihkan bagian nodanya saja pakai air dan sabun, lalu dikeringkan menggunakan kipas angin atau menjemur seadanya. Biasanya akan bau jika tidak kering sempurna. Hehehe. Tak terbayangkan jika mencucinya secara keseluruhan, kurasa gurun pasir tempat yang cocok untuk menjemurnya. Begitulah pikiran jadulku dengan bayangan nyuci kasur layaknya cuci baju. Sepertinya aku nggak sadar sedang berada di zaman serba canggih saat ini. Noda ringan mungkin bisa ya pakai caraku tadi, tetapi bagaimana jika noda berat. Kurasa setiap orang yang memiliki bayi dan balita pasti pernah mengalami kasur terkena air pipis bahkan sampai berkali-kali. Itulah yang sedang diala

Penipuan Onlineshop Di Instagram

  Assalamu'alaykum , Diaris. Sebenarnya kejadian ini sudah cukup lama kualami, tepatnya tahun 2022. Jadi, semenjak resign aku mencoba buka usaha berupa onlineshop . Niatnya sebagai sumber penghasilanku. Meski nafkah dari suami sudah lebih dari cukup, tapi tetap saja rasanya ada yang kurang. Maklum, beginilah jika seorang wanita sudah terbiasa mencari nafkah, bawaannya selalu ingin berpenghasilan sendiri. Di onlineshop ini aku menjual pakaian muslim dan muslimah beserta perlengkapan lainnya, terkadang baju anak juga ada, tapi fokusnya ke pakaian muslim dan muslimah. Rencananya waktu itu aku ingin mencoba menambah produk baru. Berhubung aku lagi hobi koleksi homewear , bukan koleksi sih lebih tepatnya kebutuhan karena aktivitas harianku lebih sering di rumah. Kupikir daripada aku hanya menjadi konsumen homewear , kenapa nggak coba menjualnya juga. Homewear yang kumaksud disini seperti daster, dress , atau stelan macam piyama, mereka itulah dresscode aku sehari-hari. Dengan niat yang

Kondisi Mata Kiri Pasca Laser Retina

Assalamu'alaykum , Diaris. Semenjak terkena eyefloaters , mau tidak mau aku jadi sering bolak-balik ke Bogor Eye Center . Males sih karena jarak tempuh yang cukup jauh, ditambah lagi begitu padatnya penduduk di sana, maksudnya pasiennya selalu penuh membuat antrean panjang. Otomatis diperlukan esktra sabar setiap berkunjung ke sana. Hehehe. Kuakui Bogor Eye Center  merupakan salah satu klinik mata di daerah Bogor yang memiliki fasilitas kesehatan lengkap. Jadi, wajar jika ramai dikunjungi pasien dari berbagai daerah. Oh iya, mungkin Diaris ada yang bertanya-tanya dalam hati tentang bagaimana perkembangan mata kiriku pasca laser retina. Ada yang penasaran nggak sih?. Penasaran ataupun nggak, aku tetap akan bercerita di sini sesuai janjiku. Baca juga :  Pengalaman Laser Retina di Bogor Eye Center Pasca laser retina, penglihatan mata kiriku memang agak sedikit berubah. Rasanya terasa ngilu gimanaaa gitu, penglihatanku juga masih terasa kaku, ditambah lagi jika aku baru saja dari temp

Pengalaman Laser Retina di Bogor Eye Center

Assalamu'alaykum , Diaris. Hari Selasa, aku lupa tanggalnya, tepat jam sepuluh pagi aku (masih ditemani suami terbaikku ya) tiba di Bogor Eye Center . Sesuai dengan jadwal yang tertera di surat kontrol. Namun, sepertinya aku salah mengatur waktu saat menyaksikan begitu banyak manusia memenuhi setiap sisi dan sudut ruang tunggu. Kuambil nomor antrean, lalu mencari tempat duduk. Hanya ada satu tempat duduk yang tersedia. Suami terbaikku terpaksa melipir ke cafetaria sekalian numpang zoom meeting  karena hari itu dia memang nggak ambil cuti. Aku duduk bersandar di kursi sambil memerhatikan sekelilingku. Kudengar percakapan sepasang lansia yang kurasa mereka bukan suami-istri karena masing-masing mereka berasal dari daerah yang berbeda. Salah satunya bercerita bahwa ia sudah menunggu dari jam delapan pagi, tetapi namanya belum dipanggil juga. Subhanalloh .. apa kabar diriku yang baru saja tiba ini. Aku mengintip ke dalam ruang Dokter Nanda lewat kaca pintunya yang posisinya tepat di de

Akhirnya Berkunjung Ke Bogor Eye Center

Assalamualaykum , Diaris. Kupikir aku sudah baik-baik saja, tapi ternyata masih dalam fase "berharap" semua akan membaik seperti sediakala. Ini masih tentang eye floaters  di mata kiriku yang pernah kuceritakan di diary sebelumnya. Dua minggu sudah kuikuti anjuran dokter menggunakan obat tetes mata Vitrolenta untuk mengatasi eye floaters . Memang ada perubahan. Penglihatan di mata kiriku tidak terlalu keruh seperti sebelumnya, tetapi aku merasakan mata kiriku jadi pegal, kaku, nggak enak deh pokoknya. Kurasa itu efek samping dari obat tetes Vitrolenta, makanya kuhentikan pemakaian untuk mengurangi ketidaknyamanan pada mata kiriku. Sebagai gantinya, aku memutuskan untuk mengikuti opsi yang kedua, yaitu periksa mata ke dokter spesialis retina, yang kupanggil Dr. Nanda di RS. Bina Husada yang berlokasi di Jalan Raya Mayor Oking Jaya Atmaja No. Km 1 No. 101, Ciriung, Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat 16917, sesuai rujukan dari dokter rumah sakit sebelumnya. Seperti biasa aku dilip

Awal Mula Terkena Eye Floaters

  Eye Floaters Itu Apa Sih? Assa lamu├ílaykum , Diaris. Alhamdulillah aku udah nulis lagi sekarang. Mudah-mudahan bisa istiqomah  seperti janjiku dari dulu. Beberapa bulan lalu aku sempat vakum nulis di Blog. Bukan karena malas atau kena writer’s block, tetapi ada sedikit masalah dengan kesehatan mataku, ditambah lagi aktivitas sehari-hariku sebagai ibu rumah tangga yang cukup padat, anakku lagi fase aktif-aktifnya, serba ingin eksplor sana-sini. Sok sibuk banget deh aku pokoknya. Hehehe. Bicara tentang kesehatan mata yang menjadi alasanku vakum nulis di Blog. Aku lupa persisnya. Kalau nggak salah sekitar Bulan Juli 2022. Awalnya aku merasakan ada yang aneh dengan mataku yang sebelah kiri. Setelah kucari tahu dari berbagai sumber ternyata mataku yang sebelah kiri menderita Eye Floaters . Berdasarkan informasi yang kudapat dari laman alodokter, floaters adalah bayangan berbentuk bintik atau garis yang tampak mengambang atau melayang-layang pada penglihatan. Floaters sering terjadi dan um

Yuk, budayakan membaca !!!!

  Dear diary . Berdasarkan informasi yang kudapat dari kominfo.go.id , UNESCO menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah, hanya 0,001% yang artinya dari 1000 orang Indonesia cuma 1 orang yang rajin membaca . Bagi sebagian orang, hobi membaca mungkin membosankan, tapi bagiku cukup mengasyikan. Tak perlu kujelaskan panjang lebar manfaat membaca karena kurasa semua orang pun tahu. Banyak informasi yang bisa didapat dari membaca selama membaca dengan utuh, bukan sekadar membaca judulnya karena tak sedikit diantara kita yang lebih tertarik dengan hanya membaca judul tanpa membaca isinya, lalu berasumsi berdasarkan sumber yang kurang lengkap. Hal tersebut memicu kesalah pahaman dalam menerima informasi. Ketika mendengar kata membaca biasanya yang terbayang adalah buku tebal dengan beratus-ratus halaman, padahal membaca tak selalu dengan buku, bisa dengan media lain yang penting menghasilkan informasi. Aku yang entah karena hobi atau memang kurang kerjaan. Selain buku, ke

Pengalaman lahiran normal anak pertama di Rumah Sakit

  Assa lamu’alaikum… Dear diary. Kali ini aku hanya ingin berbagi cerita tentang pengalaman melahirkan anak pertama di rumah sakit dengan harapan ada manfaat yang bisa diambil dari pengalaman pertamaku ini. Kenapa Rumah Sakit? Sebelum memilih rumah sakit, aku mengunjungi bidan terlebih dahulu untuk memastikan di dalam rahimku ada calon bayi setelah kuyakin dengan benar test pack  yang kupakai bergaris dua, tapi di sana aku tidak mendapatkan apa-apa selain hasil tensi darah bahkan bu bidan tak menyentuh perutku sama sekali karena alasan usia kandunganku terbilang masih sangat muda, “belum kepegang” begitu katanya. Dia juga bilang bisa saja aku menstruasi lagi dan menyarankan untuk berkunjung lagi bulan depan. Kondisiku makin hari makin nggak karuan. Aku mulai merasakan pusing, mual, muntah hingga badan terasa lemas. Tak tahan rasanya jika harus menunggu hingga bulan depan. Kuputuskan untuk periksa ke dokter saja sekalian USG dan siapa tahu dikasih vitamin atau obat pereda rasa mual. Seb

Mama : Bukankan jodoh, rezeki, dan maut telah Alloh Swt. tetapkan?

  Assalamu’alaikum….. Dear diary. Rasanya terlalu pagi bagiku untuk menerima semua ini. Awal September di tahun 2021 dimana tak sedikit orang yang menyambutnya dengan ceria seperti lagu September Ceria milik Mama Ina. Tak ada yang salah dengan itu karena aku pun berharap bulan September ini akan menjadi bulan yang penuh keceriaan karena In Sha Alloh bulan ini akan menjadi bulan kelahiran anak pertamaku. Namun, takdir berkata lain. Sebelum kami menyambut kehadiran anggota baru, kami dipaksa untuk mengembalikan salah satu anggota keluarga kami terlebih dahulu kepada Sang Maha Pencipta. Tepat tanggal 3 September 2021, selepas Isya’, Mama meninggalkan kami untuk selamanya. Semua ini memang kehendakNya, berada dalam skenarioNya meski kami yang ditinggalkan merasa bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk Mama meninggalkan dunia selamanya. Semua terasa singkat dengan proses yang begitu cepat. Sekarang aku tahu bahwa Mama hanya memiliki waktu kurang dari setahun untuk berada di dunia ini seja