Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Experience

TEMPAT WISATA INI SELALU MENJADI DESTINASI LIBURAN PASCA LEBARAN

  Assalamu'alaykum Diaris. Udah langganan banget jalanan macet setiap bulan Ramadan, apalagi daerah tempat tinggalku yang macetnya tak lekang oleh waktu. Seperti biasa setiap bulan aku dan suami ajak anakku pergi jalan-jalan ringan ke tempat-tempat yang agak jauh dari rumah, biar nggak bosan. Biasanya kami ajak si anak balita ini ke tempat wisata alam ( outdoor ), tapi berhubung musim hujan kami cari tempat yang aman aja, indoor , misalnya Mall. Aku pilih Mall karena di sana banyak yang bisa dikunjungi, aku bisa ajak si anak balita ke playground , walaupun anakku belum ada ketertarikan untuk main di sana, anakku lebih tertarik menyusuri toko buku yang ada di sana sambil melihat-lihat dan menyebutkan gambar-gambar yang ada di cover buku. Selain toko buku, anakku juga paling senang masuk ke toko mainan. Dia suka melihat aneka mobil mainan di sana tanpa merengek ingin membelinya. Aku dan suami belum pernah mengajak si anak balita ini makan di Mall karena kami rasa kurang kondusif. Ya

BEBERAPA KEGIATAN INI SUDAH MENJADI TRADISI RAMADAN DI TEMPAT TINGGALKU

  Assalamu'alaykum Diaris. Jadi, kemarin aku iseng buka group whatsapp RT tempat tinggalku di ponsel suami. Di sana ada chat dari warga yang merasa resah terhadap mereka yang membangunkan sahur. Seperti biasa setiap bulan Ramadhan selalu ada yang membangunkan sahur secara keliling, aku rasa hal ini sudah menjadi tradisi ya di setiap daerah karena dulu di tempat kelahiranku juga sama selalu ada yang bangunkan sahur keliling sambil bawa kentongan setiap jam setengah tiga pagi. Hal itu pun kudapati di setiap tempat yang kutinggali selama merantau. Oh iya di daerah Diaris gitu juga nggak?. Tradisi membangunkan sahur memang tak masalah, malah bagus biar kita yang mau sahur nggak kesiangan, tapi harus diperhatikan caranya. Kalau di tempat kelahiranku biasanya cukup pakai kentongan sambil berseru keliling rumah warga, atau kalau di jalan raya biasanya pakai bedug. Di tempat kostku dulu malah seruan ngajak sahurnya dibikin lagu, ada nadanya, nggak lupa pakai alat musik pukul yang entah apa

Drama Paket Tertukar Saat Belanja Online

  Assalamu'alaykum Diaris. "Permisi, paket!" Salah satu hiburan seorang emak-emak yang menolak tua ini adalah mendengar suara mas kurir meneriakan kata 'paket' di depan rumah. Seru kan ya, apalagi kalau suaranya terdengar setiap hari. Hidup di zaman yang serba canggih itu memang mengasyikan. Meski masih membudayakan photo copy KTP, setidaknya sekarang aku si emak-emak yang mageran ini bisa melakukan banyak hal secara online , salah satunya belanja. Mulai dari belanja kebutuhan anak, kebutuhan dapur, hingga kebutuhan pribadi. Makanya jangan heran buat yang kebetulan tetanggaan sama aku kalau sering mendengar suara orang panggil-panggil 'paket' depan rumah. Enak ya belanja secara online , cukup buka aplikasi e-commerce dari rumah, bisa sambil rebahan, sambil duduk, sambil berdiri, bahkan sambil kayang pun bisa kayaknya, tinggal scroll-scroll barang yang dimaksud, bayar (apalagi kalau ada gratis ongkos kirim, hu.... senangnya...), lalu tunggu mas kurir baw

PENGALAMAN MENYAPIH ANAK DENGAN METODE 'WEANING WITH LOVE'

  Assalamu'alaykum Diaris. Setelah kemarin aku cerita seperti apa drama-drama yang aku alami selama proses mengASIhi, kali ini aku juga mau cerita tentang bagaimana kisah-kasih selama menyapih. Menjelang akhir tahun kemarin anakku sudah menginjak usia dua tahun, sudah waktunya untuk disapih. Sebagaimana yang telah dianjurkan dalam Alquran surah Albaqarah ayat 233 yang artinya: "Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusuinya dengan sempurna....." Sebenarnya ayatnya masih panjang, tapi aku ambil sebagian saja, sisanya boleh buka Alquran tafsirnya ya. Sebelum anakku masuk usia dua tahun, aku sudah membayangkan akan seperti apa uniknya nanti proses menyapih, apalagi saat mendengar pengalaman-pengalaman menyapih dari para ibu lain diluaran sana, kebanyakan dari mereka merasa sedih selama proses menyapih. Pun sama dengan kakakku yang juga cerita bahwa selama menyapih merasakan kesedihan. Sempat bingung sih kenapa mereka merasa sedih,

Ceritaku Pasca Lahiran Pertama Kalinya (Agak Jorok)

  Assalamu'alaykum Diaris. Alhamdulillaah akhir-akhir ini aku disibukkan dengan suatu keadaan yang mengharuskan bolak-balik Rumah Sakit. Rumah Sakit yang kukunjungi adalah Rumah Sakit yang menyimpan ragam kenangan di setiap sudutnya. Dari pintu lobby tampak ruang IGD, tempat dimana almarhumah Mama mengembuskan napas terakhirnya. Aku melanjutkan langkah dan tepat di depanku ruang Radiologi, tempat dimana aku melakukan rontgen saat usus buntu dan periksa thorax saat lahiran. Aku menuju lantai dua, tempat dimana aku dan suami bertemu anakku yang masih dalam kandungan dua tahun lalu, juga tempat dimana aku dan anakku berjuang untuk segera bertemu. Hmmm.. diam-diam aku merindukan momen itu. Momen lahiran yang pernah ku ceritakan di diary sebelumnya. Rasa bahagia saat itu masih terasa sampai detik ini. Baca juga :  PENGALAMAN LAHIRAN NORMAL ANAK PERTAMA DI RUMAH SAKIT Aku kembali mengingat waktu itu hari Jum'at sekitar pukul 14.09 WIB kalau nggak salah, bayiku lahir ke dunia. Siang i

Pengalaman Operasi Cabut Gigi Bungsu Bagian Bawah

  Assalamu'alaykum Diaris. Diary ini merupakan lanjutan dari diary sebelumnya tentang masalah pergigian. Seperti yang telah kuceritakan di diary sebelumnya, semuanya berawal dari aku mengeluhkan gigi geraham yang beberapa tahun lalu pernah ditambal karena berlubang cukup lebar dan dalam, udah kek sumur warga, akhir-akhir ini sering terasa ngilu dan sedikit nyeri, apalagi saat setelah digunakan mengunyah. Awalnya aku males ke Dokter Gigi karena jaraknya cukup jauh dari rumah, tapi ya daripada tersiksa akhirnya kuputuskan untuk membuat appointment dengan Dokter Gigi yang biasa menanganiku treatment waktu dulu, Alhamdulillaah beliau praktik hari Minggu pagi di RS Nuraida yang beralamat di Jalan Haji Achmad Sobana No.105, RT.04/RW.06, Tegal Gundil, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat 16152. Baca juga :  4 ALASAN TREATMENT GIGI DI RS NURAIDA BOGOR Kubuatlah appointment Sabtu sorenya via whatsapp , dan langsung direspon cepat oleh adminnya. Malamnya aku juga dihubungi langsung oleh

Penyebab Feses Berlendir dan Berdarah pada Balita

Assalamu'alaykum , Diaris. Bulan lalu aku sempat dibuat khawatir oleh anakku yang masih balita, usianya baru satu tahunan lah ya. Pasca imunisasi anakku sempat terkena batuk, pilek, hingga demam. Demamnya tiga hari, sedangkan batuk pileknya sampai dua minggu baru sembuh total. Memang aku nggak kasih obat apa-apa. Setahuku batuk pilek akan sembuh dengan sendirinya selama tidak ada gejala lain yang menyertai. Alhamdulillaah , setelah dua minggu lamanya, akhirnya anakku sembuh. Namun, tak berhenti sampai disitu, dua hari berikutnya anakku terkena diare. Awalnya aku nggak begitu khawatir karena hal tersebut sering dialami anakku, apalagi saat tumbuh gigi seperti sekarang ini. Berdasarkan informasi yang kudapat dari beberapa artikel kesehatan, tumbuh gigi menjadi salah satu penyebab diare pada balita karena produksi jumlah air liur yang lebih banyak dari biasanya, sehingga air liur tersebut banyak tertelan oleh balita. Hal itu membuat tekstur feses balita menjadi lebih lembek dan berlen