Langsung ke konten utama

Brightly Series ini aman nggak ya untuk busui??

Assalamualaikum..

 Dear diary. Emang candu deh produk dari brand lokal yang satu ini, apalagi kalau bukan Scarlett Whitening. Sejak nyoba pakai produk bodycare-nya yang bikin suamiku ketagihan sama Brightening Shower Scrub, lanjut ke  Facial Wash dan serumnya, kini aku juga coba pakai facecare yaitu Day and Night Cream.

Meski malas (apalagi pas hamil), menurutku merawat kulit wajah itu penting. Tak perlu harus cantik seperti artis korea yang super glowing karena cantik itu relative, yang penting kulit tampak sehat, tidak kusam, enak dilihat (minimal oleh diri sendiri dan maksimal oleh suami, hehe). Bagiku yang mageran, untuk merawat kulit wajah nggak harus rutin  pergi ke klinik kecantikan, cukup dengan rutin pakai facecare yang sesuai dengan kebutuhan kulit tentunya.

Seperti biasa sebelum aku coba suatu produk, aku selalu ceki-ceki dulu meskipun produknya berasal dari brand yang sudah kupercaya, tapi untuk urusan kulit wajah aku nggak mau gegabah karena kalau sekalinya nggak cocok, perawatannya itu loh. Apalagi semenjak aku hamil dan sekarang menyusui, aku jadi agak sedikit lebay, gampang worried. Segala sesuatu yang kumakan dan kupakai harus benar-benar dipastikan keamanannya untuk bayi.

Day and Night Cream

Seperti yang aku bilang dalam memilih produk apalagi untuk wajah jangan gegabah. Pilih produk dengan komposisi yang aman untuk kulit dan sesuai dengan jenis kulitnya. Day and Night Cream dari Scarlett ini kebetulan memiliki dua varian, yaitu Acne Series dengan kemasan warna ungu untuk kulit berjerawat dan Brightly Series dengan kemasan warna pink untuk kulit normal. Kebetulan jenis kulitku termasuk kulit normal, makanya aku pakai yang Brightly Series.

 


 Brightly Ever After Cream

Brightly Ever After Day and Night Cream merupakan serangkaian Brightly Series  yang memiliki manfaat untuk meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, membantu mencerahkan kulit, memudarkan bekas jerawat, menyamarkan pori-pori dan garis halus, serta mengencangkan kulit wajah.

Meski memiliki manfaat yang sama, ternyata dalam setiap kemasan 20 gram Brightly Ever After Day and Night Cream ini hanya memiliki empat kandungan zak aktif yang sama yaitu, Glutathione, Hexapeptide-8, Poreaway, dan Aqua Peptide Glow, selebihnya disesuaikan dengan jeis krimnya, yaitu Rainbow Algae, Roship Oil, dan Triceramide terdapat pada Brightly Ever After Day Cream, sedangkan di dalam Brightly Ever After Night Cream mengandung Niacinamide, Green Caviar, dan Natural Vit-C.





 

Adanya perbedaan kandungan zat aktif otomatis membuat tekstur Day and Night Cream ini berbeda. Night Cream memiliki tekstur yang lebih kesat dan padat dibandingkan dengan Day Cream yang menurutku agak liquid, tapi bukan seperti air ya dears.


Amankah Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Aku sempat membaca di salah satu artikel www.alodokter.com mengenai kandungan berbahaya untuk ibu hamil dan menyusui yang terdapat dalam skincare, diantaranya Vitamin A dan turunannya, seperti tretinoin, isotretinoin, dan retinol, lalu Hydroquinon. Selain itu, sebagai pengguna skincare kita harus waspada dengan kandungan Merkuri yang memang tidak disarankan untuk dikonsumsi, baik bagi ibu hamil dan menyusui, maupun diluar itu. Oh iya satu lagi, Salicylic Acid yang biasa digunakan untuk melawan jerawat ternyata tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui meskipun aman untuk kulit.

Nah, jika diperhatikan dalam ingredients Brightly Ever After Day and Night Cream tidak terdapat kandungan seperti yang disebutkan di atas. Oh iya untuk meyakinkan lagi, di bawah ini ada beberapa tayangan mengenai kemanan dari facecare Brightly Ever After Day and Night Cream yang kudapat dari kanal youtube biar para pengguna facecare macam aku nggak worried berkepanjangan, hehe.




Selain kedua tayangan di atas, keamanan produk ini juga tak diragukan lagi dengan teregistrasinya di BPOM. Dan satu lagi yang aku sukai dari produk Scarlett adalah no tested animal yang berarti dalam peracikannya tidak melibatkan hewan-hewan yang tidak bersalah sebagi bahan uji coba.



Cara Pakai Brightly Ever After Day and Night Cream

Untuk cara pakainya sih sama aja seperti krim-krim pada umumnya yaitu dioleskan secara merata ke kulit wajah. Hanya saja disini aku ingin berbagi pengaplikasian Brightly Ever After Day and Night Cream versi aku yang dikolaborasikan dengan Brightly Series lainnya seperti Brightly Ever After Serum dan Brightening Facial Wash yang keduanya pernah aku review di artikel sebelumnya.

Brightly Ever After Day and Night Cream aku pakai setelah mandi pagi dan mandi sore sesuai dengan jenis krimnya, hehe. Pertama, cuci wajah menggunakan Brightening Facial Wash, lalu keringkan wajah dan oleskan Brightly Ever After Serum ke permukaan wajah secara merata, setelah itu oleskan Brightly Ever After Day or Night Cream. Untuk hasil yang lebih bagus gunakan secara rutin ya kalau bisa dengan rangkaian facecare lainnya, kebetulan aku baru coba empat produk facecare dari Scarlett Whitening.

Awalnya aku sempat worried sama hasilnya, takut wajahku kenapa-kenapa, tapi setelah seminggu pemakaian, kulitku tampak baik-baik saja, tidak megar seperti biasanya. Kulitku jadi tampak lembut, lembab, nggak kering, itu sih yang terpenting. Hmmm… ini baru seminggu, bagaimana kalau udah berminggu-minggu ya? entahlah.

Buat aku yang punya minim waktu perawatan sih ini cucok manong. Nah, mungkin ada yang ingin tahu looks-nya seperti apa setelah pemakaian, mohon maaf aku bingung harus gimana nunjukinnya karena ini bukan pemutih ya, hehe. Jadi, bisa dicoba langsung dan dirasakan sendiri hasilnya ya.

Selain simple pakainya, cara belinya juga tak kalah simple, nggak perlu keluar rumah apalagi sekarang lagi masa pandemi, semua serba digital. Aku biasanya beli produk Scarlett Whitening di official store-nya via marketplace, salah satunya toko oren. Tinggal klik scarlettofficialshop, pilih produk, bayar, tunggu barangnya datang deh. Oh iya, untuk price-nya Rp. 75.000,- per item, cocoklah ya di kantong.

Ok dears, aku rasa cukup sampai di sini dulu ya ceritaku bersama Brightly Ever After Day and Night Cream. Mungkin ada yang punya cerita lebih seru bersama facecare-nya, boleh di share di kolom komentar ya. Salam kulit cerah...

Akhirulkalam….






 



 



Komentar

  1. Mbak pakai krim malamnya setelah mandi sore ya.. kalau aku biasa pakainya habis shalat isya dan mau tidur (eh meski pas lagi begadang deadline sampai pagi, kupakainya tetap sekitar jam 8 malam sih)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak. Soalnya mandi sore aku tuh malem. Biasanya abis isya, biar sekalian bersihnya trus langsung istirahat..😂

      Hapus
  2. Aku langsung mak degg dengan kalimat ini, "Tak perlu harus cantik seperti artis korea yang super glowing, yang penting enak dilihat..." Lha itu dia "yang enak dilihat" itu yang nggak bisa relatif....Hehehe...sory nggak nyambung.

    BalasHapus
  3. Kalau ada produk skin care aman untuk busui dan bumil waahh siap-siap jadi inceran brightly series ini yaa soalnya jadi tenang kalau pas hamil dan menyusui tetap bisa skin care-an kan, hihi.

    BalasHapus
  4. Membaca reviewnya jadi ingin coba brightly Mbak. Terima kasih artikelnya Mbak.

    BalasHapus
  5. Scarlet ternyata lengkap ya..Mbak. Reiewnya menarik nih..jadi pingin coba semua produk Scarlet, apalagi bila produk ini terbukti aman dan bagus buat kulit. Jadi makin jatuh cinta sama Scarlet deh...

    BalasHapus
  6. Hehehe setuju, cantik gak mesti putih kan ya... Yang penting kulitnya sehat, bisa dibantu pakai produk brightly ini. Salam skincare, ukhti....

    BalasHapus
  7. aku jadi penasaran juga kalau dipakai sampai habis, noda bekas jerawat jadi pudar juga kali yaa. untuk varian ini aku baru pakai serum sama facial washnya Mba 😍

    BalasHapus
  8. Ishh...ydah dari kemarin2 penen banget nyobain scarlett series yg ni pqs banget lf ada misi menghilangkan bekas jerawat. Baca reviewmu jd makin pengen deh

    BalasHapus
  9. Jargon ingredients Scarlett pasti ada glutathione ya. Aku tuh penasaran juga sama pelembab Scarlett yang ini, kebetulan diulas, ternyata teksturnya agak cair, jadi cepateresap gitu ya ke kulit. Makin penasaran deh

    BalasHapus
  10. Scarlett selalu semua produknya dihargain 75rb suka heran kok bs sama gitu 😃.. aku belom coba si facecarenya scarlett ini.. btw kalo aku night cream dipakenya pas tidur malahan

    BalasHapus
  11. Krim Scarlett ini aman ya untuk ibu hamil dan menyusui jadi para bumil dan busui bisa tetap cantik dan menjaga kebersihan wajah dengan aman dan sehat

    BalasHapus
  12. Aku masih pale bbrp produk Scarlett ini mba, dan cocooook di wajah 👍. Seneng sih, Krn kulitku termasuk yg sensitif bangeeet, makanya kalo udh coba produk baru, hrs hari2 meriksain ingredients.

    Aku pake yg brightly series. So far udah setahun pake berasa kalo wajah cerah dan flek hitam agak memudar. Krn sebelumnya LBH jelas. Berharapnya Scarlett makin komplit rangakaian skincarenya. Ada eye serum kedepannya :D

    BalasHapus
  13. hai mba.. saya juga sudah coba pakai krim pagi dan malamnya scarlett ini dan cocok. cuma saya agak kurang sreg aja dengan tekstur krim pagi nya yang menurut saya terlalu encer ya untuk dikemas di jar. selebihnya, cocok...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Pertama dan Terakhir Operasi Usus Buntu

Assalamu’alaikum Innalillahi wa innailaihiroji’uun, aku baru saja mendapat kabar duka bahwa mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas tempat aku kuliah dulu meninggal dunia karena radang usus buntu. Sebenarnya bukan karena radang usus buntu sih tapi karena memang sudah takdirnya hanya saja jalannya seperti itu, semoga amal ibadah beliau diterima oleh Alloh. Aamiin. Bicara soal radang usus buntu, kalian semua pernah bahkan mungkin sering denger jenis penyakit apa radang usus buntu itu? Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara mencegah atau mengobatinya? Di tulisan ini aku ingin berbagi pengalaman pribadiku melawan radang usus buntu. Usus buntu atau sering disebut apendiks   merupakan satu organ yang berbentuk kantong kecil dan tipis yang berukuran 5 sampai 10 cm yang terhubung pada usus besar. Seperti organ tubuh lainnya, usus buntu juga memiliki fungsi yaitu sebagai antibodi. Organ ini berperan aktif dalam sekresi immunoglobulin (senyawa yang menghasilkan protein yang berguna u

Cara Bersyukur dengan Membudayakan Hidup Minimalis

Bismillaahirrahmaanirraahiim Aku nggak tahu ini hari ke berapa aku berdiam diri di kamar kost. Jujur, aku sedikit terganggu dengan keadaan yang tak jarang membuat uring-uringan, tapi apalah daya aku nggak bisa apa-apa selain berusaha menikmati keadaan yang terjadi saat ini efek PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19. Meski dasarnya aku anak rumahan, tapi bukan berarti aku tak masalah dengan kondisi saat ini. Akhir-akhir ini aku mulai merindukan aktivitas hiburan di luar, seperti nongkrong sambil makan bareng teman, hunting di toko buku sambil menghirup aroma khas buku baru, nonton bioskop, jalan-jalan ke tempat hiburn, dan sebagainya. Dalam masa PSBB ini sesekali aku keluar hanya untuk kerja dua atau tiga hari dalam seminggu, menjemur pakaian sambil menjemur diri, ke super market, dan buang sampah, selebihnya aku hanya di kamar kost dengan aktivitas yang kuusahakan bermanfaat. Tadi pagi dengan sengaja aku membuka akun Instagra

Cara Bersyukur dengan Maskeran : REVIEW MASKER BERAS BYVAZO

Assalamu'alaikum ... Kalau gabut, kalian ngapain sih? Baca buku? Nulis? Streaming nonton film? Atau menelusuri sosmed seharian, tapi kalau ini sih tak perlu nunggu gabut karena mayoritas manusia saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya di sosmed. Tak heran jika di era ini sosmed menjadi salah satu media yang digandrungi oleh banyak orang, termasuk aku karena dengan berjelajah di sosmed ragam informasi bisa didapatkan dengan mudah, tak kalah saing dengan televisi. Bagiku sosmed malah lebih menarik dengan tayangan-tayangan yang variatif dan informatif dibandingkan televisi yang mana akhir-akhir ini lebih didominasi oleh tayangan-tayangan dengan tingkat edukasi yang minim, misalnya sinetron-sinetron remaja yang lebih menunjukan kisah percintaan, baper-baperan, dan kekerasan/perkelahian. Ok, friends. Sebenarnya bukan sosmed atau televisi yang akan dibahas kali ini, melainkan aku mau nyoba riview satu produk kecantikan. Terus korelasinya dengan sosmed apa?. Tentu ada, kare