Assalamu'alaikum Diaris. Menjadi seorang ibu merupakan anugerah terindah dalam hidupku. Saat aku tahu ada janin dalam rahimku waktu itu, seketika itu pula aku bersyukur pada Allah SWT yang telah memberikan kepercayaan padaku dan suami. Aku berikrar dalam hati bahwa akan menjaga dan mengasuhnya kelak saat terlahir ke dunia, meski harus melepaskan karirku. Jujur, waktu itu aku masih belum puas berkarir. Saat itu, aku masih bekerja di sebuah perbankan yang menurutku di sana, aku tak bisa mengembangkan karir sesuai dengan basic pendidikanku. Aku lulusan akuntansi, tapi aku bekerja di bidang lain. Jadi, waktu itu aku tengah mencari peluang kerja di perusahaan lain sesuai dengan basic pendidikanku. Aku ingin bekerja di perusahaan manufaktur karena penasaran dengan praktik akuntansi di sana. Sesekali aku juga menghadiri undangan interview dari perusahaan yang kulamar, walau hasilnya masih gagal. Selain itu, aku juga masih semangat mengikuti tes seleksi CPNS, mencari peruntungan di sana....