Langsung ke konten utama

Postingan

Perhatikan ini sebelum checkout barang di onlineshop !!!!

Assalamu’alaikum…… Hi dears, apa kabar? Lagi musim apa nih sekarang? Masih musim Covid-19 nih, belum kelar-kelar. Entah sampai kapan Covid-19 ini berada di sekitar kita, berbagai macam upaya telah dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari lockdown, PSBB, gerakan #dirumahaja, aturan 3M hingga 5M, vaksinasi, serta PPKM yang tengah diberlakukan oleh pemerintah saat ini, tapi eskalasi kasus terkonfirmasi Covid-19 ini masih tampak tinggi setiap harinya. Kenapa? Bisa jadi salah satunya karena kurangnya kerja sama antar manusia. Mungkin hal ini bisa dijadikan renungan untuk kita. Setahun lebih hidup berdampingan dengan coronavirus membuat kita menciptakan habit  baru, seperti menggunakan sistem online  dalam banyak hal demi menghindari kerumunan sehingga meminimalisir penyebaran coronavirus walaupun sebelum diserang oleh coronavirus kita pun sudah dimanjakan oleh sistem online tersebut, salah satunya onlineshop yang memberi kemudahan berbelanja untuk memenuhi kebutuhan kita. Sejak mengenal onl

Muntah darah saat hamil trimester pertama, mungkin ini penyebabnya...

Assalamu’alaikum…. Muntah darah. Kok ngeri ya judulnya berdarah-darah. Jadi, ini adalah pengalaman pertamaku menjalani kehamilan. Seperti wanita-wanita hamil pada umumnya yang mengalami morning sickness yaitu suatu kondisi dimana wanita hamil merasa mual dan muntah pada trimester pertama. Memang tidak semua wanita hamil mengalaminya, tapi morning sickness wajar dirasakan oleh wanita hamil karena adanya peningkatan hormon beta HCG . Berdasarkan informasi yang didapat dari Halodoc.com, kondisi tersebut dikatakan normal dan pertanda baik karena mengindikasikan adanya plasenta yang tumbuh dengan baik dan normal.  Meski begitu, morning sickness bisa saja mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat membahayakan jika mual dan muntah dirasa berlebihan, seperti yang pernah kualami di trimester pertama. Jika dilihat dari kalimatnya, morning sickness harusnya terjadi pada pagi hari. Namun, kenyataannya dapat dirasakan dalam beragam waktu, entah itu pagi, siang, sore atau malam. Aku sen

6 Hal yang dirasakan di trimester pertama kehamilan

Assalamu├ílaikum…… Salah satu kebahagiaan yang melengkapi setiap pasangan suami istri adalah ketika Allah Swt. menganugerahkan amanah dalam rahim sang istri seperti yang tengah keluarga kecilku rasakan saat ini. Diusia pernikahan yang baru genap lima bulan, Allah Swt memberikan amanah yang kini berusia empat belas minggu atau tiga bulan lebih dua minggu. Rasa syukur tak henti kami ucapkan atas anugerah yang telah membuatku menangis haru di kamar mandi saat melihat dua garis merah yang terpampang di testpack ketiga dibulan ketiga pernikahan. Bahagia tentu kami rasakan karena kami akan memiliki anak, tapi rasa takut pun tak ketinggalan berlalu-lalang dalam benak, takut tak bisa menjaga amanahNya dengan baik. Namun, aku selalu yakin bahwa Allah Swt tidak mungkin menguji seorang hamba diluar batas kemampuannya karena sejatinya segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah ujian, termasuk pernikahan dan kehamilan, sebagaimana dalam firman Allah Swt Q.S. Al-Araf ayat 168 yang artinya : “ Dan Ka

Review BREYLEE BLACKHEAD MASK STEP 1 : Jagonya angkat komedo

Bismillaahirrahmaanirrahiim Hai dears, tampil cantik selalu menjadi salah satu keinginan seorang perempuan walaupun cantik itu relative yang artinya setiap perempuan memiliki standar kecantikan yang berbeda tentunya. So, menurutku kecantikan seorang perempuan itu tak bisa disamaratakan ya. Dikarenakan wajah menjadi salah satu parameter kecantikan seorang perempuan sehingga   wajah yang good looking selalu diidamkan setiap perempuan. Tak harus seperti artis Korea yang shining, shimmering, splendid, and glowing , tapi bersih dari jerawat dan komedo pun sudah sangat disyukuri seperti aku yang dari dulu selalu menginginkan wajah yang bersih dari komedo di area hidung yang agak mengganggu, hehehe. Tak sedikit produk skincare penghilang komedo yang berseliweran di iklan telah kucoba, mulai dari bentuk krim, sabun, dan berupa kertas pernah kucoba, tapi hasilnya   kurang memuaskan karena komedo tak terangkat tuntas terutama komedo yang sudah mulai menghitam, curiga takutnya jadi fosi

Jodoh itu cerminan diri

Bismillahirrahmaanirraahiim Seru memang jika membahas tentang jodoh, pun dengan aku  yang nggak pernah bosan menjadikannya sebagai salah satu topik yang sering muncul di diary. Seperti yang ingin kutulis kali ini adalah masih seputar tentang jodoh. Bedanya, sebelumnya yang kutulis adalah tentang pencarian jodoh hingga mempersiapkan diri menjelang pernikahan. Namun, yang kutulis kali ini adalah sepotek tentang aku dan jodohku pasca sebulan menikah. Oh iya, happy anniversary   yang pertama untukku dan jodohku yang lagi sibuk dengan laptopnya karena WFH efek pandemi yang belum berakhir. Alhamdulillah, tepat tanggal 1 November 2020 aku dan jodohku telah melangsungkan pernikahan, kini upayaku dalam pencarian jodoh telah terhenti sejak hari itu. Sampai detik ini aku masih merasa nggak percaya bisa menikah dengan jodohku yang tiada lain kakak kelas waktu SMA yang bahkan kami tak saling mengenal waktu itu, perkenalan dan pertemanan dimulai saat kami mulai disibukkan dengan karir masing

Ngebet Nikah Ala Milenial Versi Aku

  Assalamu’alaikum… Dan lagi bicara soal pernikahan. Siapa sih yang tak ingin menikah? Meski ada saja orang yang memilih untuk tidak menikah, tapi mereka yang memilih untuk menikah juga tak kalah banyak termasuk aku yang menjadi salah satunya bahkan dulu sempat berikrar bahwa aku ingin menikah diusia dua puluh lima tahun, kenapa? Karena menurutku itu usia yang ideal dimana kedewasaan terbentuk dengan sempurna, baik fisik maupun psikis. Berdasarkan UU Nomor 16 tahun 2019 dikatakan bahwa “ Perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur Sembilan belastahun ” . Pemerintah   mengeluarkan aturan tersebut demi kebaikan masyarakat yang berkeinginan menikah muda supaya lebih siap secara lahir maupun bathin. Namun, adanya peraturan tersebut tidak menutup kemungkinan mereka yang masih usia belia (dibawah 19 tahun) untuk tetap melakukan pernikahan dengan berbagai macam alasan yang menyertainya, misalnya untuk menghindari zina atau alasan lain yang bersifat urgensi, tapi